Farhan Sing akeh belajar lan ngopi... Orep butuh duwek lan inspirasi :v

(Lengkap) Ini Dia Perbedaan, Pengertian Haji Dan Umroh

4 min read

Syarat, Rukun Haji Dan Umroh

Perbedaan, Pengertian Haji Dan Umroh – Assalamualaikum Wr Wb, salam sejahtera bagi kita semua. Pagi-pagi ditemani secangkir kopi, dan jangan lupa bersyukur untuk rezeki kita dapat hari ini. Semoga kalian semua selalu di lindungi oleh allah swt.

Sebagian besar penduduk di Indonesia memeluk agama islam, istilah Haji dan Umroh tidak asing bagi kalangan masyarakat. Semua umat muslim di dunia juga mengharapkan agar bisa melaksanakannya. Ibadah Haji dan Umroh Juga termasuk dalam rukun islam yang ke 5.

Di dalam situs website alhadiibrahim.com telah di jelaskan secara detail mengenai rukun islam. Alasan mengapa banyak orang yang menginginkan Umroh dan Haji, karena mereka ingin menyempurnakan agama mereka dengan melaksanakan rukun islam yang ke 5.

Lantaran sebagian banyak orang yang tidak bisa pergi kesana, di sebabkan dari segi finansial yang kurang mendukung. Biaya untuk perginya saja membutuhkan dana yang tidak sedikit, disitulah banyak umat islam yang gagal untuk pergi ke tanah suci.

Haji dan Umroh menjadi salah satu ibadah yang bersifat (Maliah mahdhoh) karena membutuhkan harta dan benda. Umroh juga biasa di sebut dengan haji kecil. Akan tetapi banyak yang tidak mengerti perbedaan keduanya. Terlebih bagi sebagian umat yang telah melaksanakan Haji untuk menjelaskan perbedaanya sulit.

Dengan hadirnya teknologi internet di zaman ini, lebih meringankan orang-orang untuk belajar yang belum tahu perbedaan Haji dan Umroh. Ulama Indonesia menyajikan istilah tersebut kedalam pengertian yang lebih komprehensif dan mudah di pahami.

Agama islam di dunia memiliki 4 imam yang biasa di sebut dengan madzhab. Masing-masing madzhab memiliki pendapat yang berbeda-beda mengenai Haji dan Umrah.

Baca Juga Pengertian Umroh

Perbedaan haji dan umroh

Berikut perbedaan antara Haji dan Umroh:

  • Niat haji dan Umroh berbeda dan tidak bisa di samakan
  • Waktu pelaksaan juga berbeda
  • Haji hanya di laksanakan di bulan syawal hingga bulan dzulhijah
  • Umrah bisa di laksanakan kapan saja
  • Haji terdapat kuota jamaah, sedangkan Umrah tidak ada.
  • Ibadah Haji mempunyai kegiatan wukuf, mait di mudzdalifah dan mina serta melempar jumrah, sedangkan Umroh tidak
  • Haji sendiri bersifat wajib (Bagi yang mampu) dan Umrah sunnah

Persamaan Haji dan Umroh

Berikut persamaan antara Haji dan Umroh:

  • Sama-sama mengunjungi tanah suci makkah
  • Kegiatannya sama-sama mendatangkan pahala
  • Sama-sama di awali dengan keadaan berihram
  • Mengerjakan terlebih dahulu dengan mengambil Miqat makani
  • Sama-sama memiliki hukum ihram, thawaf, sa’i dan tahalul

Perbedaan Pendapat Antara Madzhab

Perbedaan Pendapat Antara Madzhab
pixabay.com

Istilah Haji dan Umroh, kita akan di hadapkan kepada perbedaan-perbedaan pendapat antar ulama’. Mulai dari madzhab yang memiliki pandangan yang berbeda-beda. Entah dari hukum Haji atau Umroh, dan hukum tata cara melaksanakannya juga berbeda.

Di Indonesia sendiri berbagai perbedaan pendapat ulama’ sering terjadi, dan kebanyakan sering merujuk kepada yang paling banyak di sepakati (Ijma’). Terlebih perbedaan yang terjadi bukan pada wilayah prinsip akan tetapi terjadi pada wilayah teknis pada tataran redaksional.

Pengertian Haji dan Umroh

Pengertian Haji dan Umroh
pixabay.com

Di Indonesia sendiri Haji dan Umroh menjadi sebuah agenda yang rutin di laksanakan pada setiap tahunnya. Hal ini menjadikan keuntungan tersendiri bagi perusahaan travel Haji dan Umroh karena selain mendapat kenaikan omset yang pesat. Juga mendapatkan pahala karena sanggup mengantarkan tamu allah swt ke tanah suci.

Namun tidak semua pihak memikirkan hal tersebut. Ada sebagian pihak yang melakunkan hal ini hanya untuk mencari keuntungan lebih dan sangat di sayangkan sekali.

Dengan adanya kejadian tersebut banyak sebagian kalangan yang memilih untuk melakukan ibadah Umroh di bandingkan dengan ibadah Haji. Hal ini di karenakan untuk bisa melakukan ibadah umroh harus menunggu dengan jangka waktu yang lama hingga bertahun-tahun.

Oleh karena itu banyak masayarakat yang berasumsi bahwa dengan umroh saja sudah hampir sama seperti Haji namun hanya Haji kecil.

Haji menurut bahasa yaitu Al-Qashdu yang memiliki makna sengaja atau bermaksut. Juga bisa di artikan sebagai serangkaian ibadah yang di lakukan pada waktu tertentu dengan cara yang berbeda, dengan mengarapkan keridhaan Allah awt.

Umroh adalah salah satu ibadah yang sunnah di lakukan oleh umat islam, dan apabila di lakukan akan mendapat kemulyaan disisi Allah swt. Umroh juga di siratkan di dalam Al-Qur’an sebagai  salah 1 ibadah Maliah yang membutuhkan pengorbanan harta benda.

Walaupun banyak perbedaan mengenai hukum Umroh, namun kebanyakan masyarakat dan ulama’ di Indonesia sendiri sepakat bahwa Umroh hukumnya sunnah dan dilakukan seumur hidup.

Hukum Haji Dan Umroh

hukum haji dan umroh
Gambar Via Pixabay.com

Allah swt berfirman dalam surah Al-Imron ayat 97 yang berbunyi: “Dan Allah swt mewajibkan atas manusia haji ke baitullah bagi orang yang mampu mengerjakannya”.

Untuk hukum haji sendiri sudah mutlak dan sekarang sudah tidak menjadi persoalan yaitu wajib bagi setiap umat muslim di dunia. Dengan alasan mampu dari segi fisik, waktu dan finansial untuk biyaya pemberangkatannya.

Ketika diri sudah merasa cukup mampu, tetapi masih harus mengikuti syarat terlebih dahulu. Pada dasarnya Haji hukumnya wajib bagi umat muslim dan di lakukan hanya satu kali seumur hidup.

Sedangkan untuk persoalan Umroh sendiri masih menjadi perdebatan ulama’. Karena referensi hadits dan pandangan yang berbeda-beda, wajar sekali jika membuat kesimpulan terhadap sesuatu yang berbeda.

Dalam kitab Al-Fiqhu ‘Alal Madzhabi Arba’ah karya dari Syaikh ‘Abdul Rahman Bin Muhammad ‘Awad Al-Jaziri di jelaskan hukum terkait dengan umroh. Ulama’ yang menyepakati umroh adalah ibadah yang sunnah Muakkadah (sunnah yang di anjurkan) adalah madzhab Maliki dan Madzhab Hanafi. Pendapat yang mewajibkan adalah madzhab Syafi’i dan Madzhab Hambali.

Pelaksanaan Haji Dan Umroh

Pelaksanaan Haji Dan Umroh
pixabay.com

Untuk waktu Haji sendiri sudah di tetapkan yaitu antara tanggal 9 sampai tanggal 13 bulan dzulhijjah atau bulan haji. Bulan dzulhijjah atau bulan Haji hanya terjadi selama satu tahun satu kali saja, dan jatuh sekitar 5 hari dalam bulan dzulhijjah.

Namun biasanya menjadi prinsip dan inti dari Haji adalah Wuquf di padang arofah maka ada yang mempebolehkan berpendapat bahwa hari Haji jatuh pada tanggal 9 dzulhijjah.

Umroh bisa di lakukan di bulan apa saja, dan hukumnya juga sunnah dilakukan seumur hidup. Banyak juga yang bertanya apakah umroh membatalkan haji ketika di lakukan sebelum haji ? Para ulama’ telah menyepakati bahwa hal tersebut boleh saja di lakukan dan tidak membatalkan haji, asalkan di lakukan dengan ikhlas.

Masyarakat indonesia cenderung melakukan Umroh berkali-kali dengan alasan merindukan rumah Allah swt. Selama tidak menjadikan beban bagi diri pribadi, ulama’ sepakat memperbolehkan Umroh berkali-kali seperti biasa di lakukan di bulan-bulan Ramadhan.

Syarat, Rukun Haji Dan Umroh

Syarat, Rukun Haji Dan Umroh
pixabay.com

Dari keempat madzhab yang ada memiliki pendapat masing-masing dalam prakteknya. Masyarakat bisa mempelajari terlebih dahulu sebelum menunaikannya, dan biasanya sebelum berangkat pasti di beri bimbingan tentang Haji pada setiap daerah.

Syarat Haji

  1. Islam
  2. Mukallaf
  3. Orang Merdeka (bukan menjadi budak)
  4. Istatha’ah (mampu atau kuasa). Kategori ini bisa di perluas lagi seperti orang yang mempunyai fisik yang baik dan kesahatan yang baik, dan adanya kendaraan yang bisa di buat pulang atau pergi. Bagi kaum hawa harus di sertai muhrimnya, jikalau tidak ada maka bersama dengan kaum hawa yang lain yang ada muhrimnya.

Rukun Haji

  1. Niat
  2. Thawaf
  3. Sa’i
  4. Wuquf di padang Arofah
  5. Mabit (Menginap) di muzdalifah
  6. Yang terakhir memotong rambut

Baca Juga Pengertian Umroh

Penutup

Mungkin sekian sedikit penjelasan tentang Pengertian, Perbedaan Haji dan Umroh. Semoga dengan ini bisa menambah wawasan atau pengetahuan bagi kalian semua yang membacanya. Harapan, semoga kita semua di beri kesempatan untuk bisa berkunjung ke baitullah. Aamiin, labbaik allahumma labbaik.

Farhan Sing akeh belajar lan ngopi... Orep butuh duwek lan inspirasi :v

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *