9+ Jenis Kura Kura Darat yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Membeli

Mengenal jenis kura kura darat terbesar di dunia dan khususnya di Indonesia. Memelihara kura kura adalah hal yang mengasikkan bagi sebagian orang yang hobi dengan binatang.

Terkhusus kura kura sendiri ada 2 jenis, yaitu darat dan air tawar. Pada kesempatan kali ini mimin sampaikan juga harga kura kura yang di perdangangkan di Indonesia. Ada yang murah dan juga mahal, tergantung pasarannya.

Berbeda jenis kura kura berbeda pula pola makannya. Pada artikel sebelumnya sudah saya jelaskan semua jenis makanan kura kura yang wajib Anda ketahui sebelum Anda membelinya.

1. Yniphora / Ploughshare Tortoise / Geochelone Yniphora

1. Yniphora
en.wikipedia.org

Perlu Anda ketahui kura kura jenis ini berasal dari Madagascar, kura kura ini juga terancam kepunahannya di karenakan pemburuan yang semakin marak. Dengan begitu rusaknya habitat menjadikan kura kura ini mengalami sedikit goyang dan menjadikan harga kura ini lumayan mahal di pasaran.

Sudah di lakukan berbagai cara dari pihak setempat untuk mempertahankan jenis kura ini dari kepunahan. Dimulai dari penangkaran dari lembaga-lembaga terkait, karena di takutkan hewan ini di buru dan di jadikan sebuah hewan pelihawaan.

Ukuran kura jenis Yniphora jantan bisa mencapai panjang 43 cm, dan berat rata rata di angka 10 Kg. Untuk betina biasanya mencapai panjang 37 cm, dan berat rata rata di angka 8-9 Kg. Kura Yniphora juga sama dengan jenis lainnya yaitu memakan rumputan, di utamakan rumput yang sudah kering.

2. Aldabra / Aldabra Tortoise / Aldabrachelys Gigantean

2. Aldabra
dreamstime.com

Kura kenis Aldabra merupakan jenis torto terbesar yang berada di urutan kedua, yang pertama di duduki oleh torto Galapagos. Aldabra sendiri berasal dari pulau Aldabra Atol yang berada di Seycelles. Berwarna kehitaman dengan leher yang bisa memanjang dan juga bisa meraih dedaunan yang berada agak tinggi.

Untuk ukuran torto jantan bisa mencapai 120 cm dengan berat total 250 kg. Sedangkan untuk torto jenis betina mencapai 90 cm dengan berat 150 kg. Mereka bisa memakan rumput-rumputan, batang kayu yang muda dan masih lunak.

Meskipun termasuk kura darat, kura ini pintar dalam hal berenang, karena habitatnya adalah di daerah sekitar hutan bakau, tropis dan bersemak. Torto jenis ini juga terancam punah karena penangkapan untuk dagingnya dan di perdagangkan. Untuk harga Aldabra sendiri mencapai 3/4 dari harga Yniphora.

3. Radiata / Radiated Tortoise / Geochelone Radiate

3. Radiata
dreamstime.com

Torto jenis radiata memiliki corak yang paling menarik dari jenis torto yang ada. Dari bentuk cangkangnya seperti bentuk bangunan yang tinggi dengan corak garis garis kuning diatasnya. Radiata sendiri bisa mencapai ukuran 41 cm dengan berat 16 kg ketika sudah dewasa.

Torto jenis radiata berasal dari madagaskar, yang juga terancam kepunahan habitatnya. Hal yang menjadikan hewan ini terancam punah. Yaitu pemburuan orang – orang yang menginginkan tempurungnya untuk di perdagangkan karena memiliki nilai pasar yang bagus.

Radiata sendiri sering berada di tempat – tempat yang banyak sekali di huni oleh rerumputan, dan tempat yang tropis. Mereka memakan rumput – rumput lalang yang berada di tempat mereka tinggal, seperti buah, daun hijau dan lain – lain.

Untuk harga pasaran yang di miliki oleh kura kura jenis radiata ini berkisar di angka 8 sampai 15 juta, dengan besar kisar 5-10 cm. Dengan ini bisa di katakan bahwa torto jenis ini memiliki harga pasar yang cuku tinggi.

4. Chery Head / Cheryhead Tortoise / Geochelone Carbonaria

4. Chery Head
cyberspaceandtime.com

Banyak orang mengira bahwa torto jenis Cheryhead dan Red Footed namun faktanya berbeda. Cheryhead memiliki ukuran lebih kecil daripada Red Footed, kelebihannya yaitu bisa muncul corak marble pada plastronnya ataupun karapas.

Untuk pola makan hampir sama dengan jenis torto yang lain yaitu meliputi daun – daunan, buah dan lain sebagainnya. Biasanya para hobiis memberikan mereka makanan seperti strawberry agar warna kepalanya bisa lebih cerah.

Torto jenis ini menyukai tempat yang memiliki suhu kelembaban yang sangat tinggi, bisa mencapai angka 30 Celcius. Kelembaban yang tinggi bisa menjadikan pola marble pada kerapasnya, dan anak dari torto cherryhead bisa di jual dari angka 1,5 sampai 2 juta.

5. Sulcata / African Spurred Tortoise ? Geochelone Sulcata

5. Sulcata
pets4homes.co.uk

Kura kura jenis ini sangat di gemari banyak orang terutama di indonesia. Karena hal ini menjadikan kura kura jenis Sulcata laris terjual di pasaran Indonesia, karena cocok dengan iklim cuaca yang di sajikan disini.

Bukan hanya itu saja, dengan banyaknya kura kura sulcata di Indonesia. Menjadikan kura kura sulcata Impor menurun karena mereka lebih memilih mencari di dalam negeri sendiri.

Sulcata juga masuk dalam rada kura kura jenis torto terbesar setelah Galapagos dan Aldabra. Panjang tubuhnya bisa mencapai angka 60-90 cm dengan berat 45-90 Kg. Sulcata sendiri berasal dari benua Afrika di seputaran gurun sahara, mereka banyak berada di savana atau juga di semak yang kering.

Mereka juga suka menggali lubang untuk perlindungan terhadap cuaca panas, dan mencari tempat yang lembab.

Makanan yang di konsumsinya yaitu seputar daun-daunan, rumput-rumputan dan buah-buahan, namun yang di utamakan adalah rumput-rumputan. Memebrikan makanan yang mengandung banyak air menjadikan tidak sehat untuk torto sendiri, seperti sayuran dan buah-buahan, layaknya di kurangi.

Torto jenis Sulcata memiliki rasa tempramen yang cukup tinggi, akan tetapi jika Anda memerlakukannya dengan baik, maka akan bisa lulus kepada Anda. Harga dari Sulcata sendiri bisa mencapai 1-1,3 juta dengan ukuran 5-6 cm.

6. Parda / Leopard Tortoise / Geochelone Pardalis

6. Parda
sacredtorto.blogspot.com

Untuk kura-kura jenis Parda, tidak banyak yang merawatnya di Indonesia, entah kenapa kura kura jenis ini tidak begitu laku di Indonesia. Kura kura jenis parda memiliki corak yang kurang lebih sama dengan leopard jika sudah berumur dewasa.

Perpaduan corak dasar kuning gading dengan tutul hitam diatasnya yang tak beraturan menjadikannya terlihat bagus dan cantik. Kelemahan dari torto jenis Parda yaitu tidak tahan berada di tempat yang lembab. Sehingga kura kura ini sering mengalami kasus Sudden Death karena sedikit mengganggu pernafannya.

Untuk kura kura jenis parda yang sudah dewasa bisa mencapai ukuran 40-50 cm dengan berat mencapai 18 Kg atau bahkan lebih. Torto ini juga berasal dari tempat yang sama dengan torto jeni Sulcata yaitu dari savanah Afrika Selatan.

Jenis makanannya juga sama dengan torto Sulcata, karena berasal dari tempat yang sama dengan habitat yang bereda. Mereka juga memakan rumput, kaktus, dan juga gulma. Mereka akan mengeluarkan yang berisik jika mereka merasa dirinya sedang dalam bahaya.

Kelebihan lain dari Parda yaitu terkenal dengan kelincahannya dalam berlari dan memanjat yang handal. Bagi Anda yang merwat kura kura jenis Parda harap siapkan pagar yang cukup tinggi, atau siapkan kandang agar tidak bisa kabur.

Parda memiliki harga jual berkisar 900-1 juta, ataupun bisa menurun jika pada saat itu sedang banyak impor parda yang masuk ke Indonesia. Maka dari itu jika ingin membelinya usahakan pada saat impor ya. Heheheh 😀

7. Istar / Indian Star Tortoise / Geochelone Elegans

7. Istar
m.qubicle.id

Memiliki corak di bagian karapasnya yang menyerupai bintang, dengan itu kura kura ini di namai Star, torto ini berasal dari pulau bagian timur tengah yaitu Sri Langka. Corak yang hampir sama dengan torto jenis Radiate, namun bedanya di bagian corak yang dimiliki oleh torto istar.

Ukuran dari Istar sendiri mencapai 38 cm dengan berat 6-8 kg. Harga untuk Istar yang masih kecil berkisar 800 rb – 1 jt. Untuk makanannya hampir sama dengan torto yang lainnya, yaitu rumput, buah, dan lain sebagainya. Istar juga biasanya memakan serangga, namun jangan terlalu sering, karena di takutkan tidak sehat untuk badannya.

8. Emys / Asian Forest Tortoise / Manouruia Emys

8. Emys
youtube,com

Kura kura emys sering di sebut dengan kura kura kaki gajah, karena kakinya yang besar. Kura kura ini adalah jenis torto yang terbesar di Asia, yang keberadaannya antara di Kalimantan dan Sumatera.

Untuk perawatan kura jenis Emys tidaklah susah, karena kura ini dari Indonesia dan sudah faham dengan iklim yang berada di sini. makannya juga mudah di cari, seperti kura jenis lainnya yaitu rumput, dan buah. Namun kura jenis ini sangat menyukai jika di berikan makanan daun atau batang talas.

Memiliki panjang kurang lebih 45-50 cm, dengan berat rata rata mencapai 20 kg, dan juga memiliki warna hijau tua dengan sedikit kecoklatan. Harga yang di bandrol mulai dari 1,2-1,4 juta rupiah untuk kura ukuran dewasa, dan kura masih kecil di bandrol kisaran 700 rb – 1 juta.

9. Forsteni / Forstne’s Tortoise / Indotestudo Forstenii

9. Forsteni
blog.kuranesia.com

Selain kura Emys ada juga kura Forsteni yang berasal dari Indonesia, dan juga banyak berkembang biak di pulau Sulawesi dan Halmahera. Mereka adalah penghuni pedalaman hutan yang tropis dan basah.

Forsteni mempunyai corak yang apik, dan pada saat masih kecil kerapasnya dominan berwarna hitam dengan garis kuning yang semakin melebar. Kura ini menyukai tempat yang gelap dari cahaya, dan juga berendam pada genangan air.

Untuk makanan yang biasa ia makan yaitu seperti buah dan sayuran, namun mereka juga bisa memakan hewan seperti cacing dan siput.

Ukuran kura jenis ini bisa mencapai 25-30 cm pada saat dewasa, dan memiliki harga jual mulai dari 800 rb – 1 juta untuk ukuran bayi.

Penutup

Nah… Dari jenis-jenis kura kura diatas kalian punya jenis yang apa ? Apapun jenisnya jaga dan rawat ia sebaik mungkin karena mereka semua hampir punah… Sekian…

Sumber : gpro-jack.com

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *